Pusat DOD, Itik / bebek tervaksin flu burung, Telur Asin, dan Mesin Tetas di Tangerang, Banten dan Jakarta

Kamis, 18 Agustus 2016

jual Itik Petelur Tervaksin AI bebas Flu Burung

Itik merupakan salah satu komoditas pertanian yang menarik untuk dijalankan. Sebagai salah satu suItmber penyedia protein hewani baik melalui telur maupun daging. karenanya banyak pihak yang berminat untuk usaha ternak itik.

Namun belakangan, muncul virus H5N1 atau yang lebih familiar dengan sebutan flu burung. Virus yang tingkat kerusakannya sangat tinggi ini membuat banyak peternak kehilangan ternaknya dalam waktu sekejap. kerugian tinggi pun dialami peternak itik. jika sebelumnya itik tahan terhadap flu burung, kini tidak lagi. Hal ini menyebabkan banyak orang yang berhati-hati untuk memulai usaha ternak itik lagi.

kami di Kelompok Ternak Nurbarokah menyadari hal itu. karenanya kami Menyediakan Itik petelur yang tervaksin AI sehingga terhindar dari flu burung. didukung dengan hasil uji lab titer antibodi pada itik yang telah kami vaksin.
Itik petelur yang kami kembangkan adalah itik lokal. Tervaksin AI bebas flu burung dan dapat dibuktikan dengan uji laboratorium titer Antibody AI dari Balai Keswan Kesmavet Banten. Setiap itik lokal yang dikirim dilengkapi SKKH untuk pengiriman di luar kabupaten Tangerang. Spesifikasi permintaan lainnya seperti bobot badan dan umur dapat disesuaikan dengan permintaan masing-masing.

Untuk melihat penanganan itik yang kami budidayakan silahkan lihat video berikut ini. 
 

Rabu, 08 Juni 2016

Sumber protein alternatif untuk ternak itik

kali ini kita akan membahas salah satu sumber protein alternatif bagi ternak itik. protein merupakan salah satu unsur penting bagi pertumbuhan ternak. Fungsi protein adalah untuk membentuk bagian-bagian penting dari tubuh hewan, misalnya jaringan lunak, otot, jarinan ikat, kolagen, kulit, rambut, kuku, bulu, dan paruh pada ayam. Protein darah berfungsi mengatur keseimbangan, tekanan osmosis, cadangan asam-asam amino, untuk pembekuan darah, pembawa oksigen dan pengangkut zay-zat makanan antara sel atau keseluruh tubuh. Selai dari itu protein juga berfungsi membentuk enzim dan hormone dalam tubuh. 
Adapun kebutuhan protein pada itik bisa dilihat di tabel di bawah ini:


Tabel  Kebutuhan gizi itik petelur pada berbagai umur
Gizi
Starter (0-8 minggu)

Grower (9-20 minggu)
Layer (>20 minggu)
Protein kasar (%)
17-20
15-18
17-19

Energi ( kkal EM/kg)

3.100
2.700
2.700

Metionin (%)
0,37
0,29
0,37
Lisin (%)
1,05
0,74
1,05
Ca (%)
0,6-1,0
0,6-1,0
2,90-3,25
P tersedia (%)
0,6
0,6
0,6

*Sumber: SINURAT (2000)

Sumber protein ternak unggas yang sering digunakan dalam pembuatan pakan di pabrik adalah tepung ikan, bungkil kedelai dan tepung mbm.  kedua sumber protein tersebut biasanya adalah produk impor dengan harga yang tinggi.
Pada umumnya peternak itik meracik sendiri pakan dengan memanfaatkan potensi alam yang tersedia. penggunaan tepung ikan dan tepung mbm tidak dijadikan pilihan. adapun sumber protein alternatif untuk itik yang sering digunakan adalah keong, remis laut, dan ikan runcah.

A. keong sawah
merupakan hama sawah yang sering dijadikan bahan baku pakan alternatid. keong sawah memiliki kandungan gizi yang cukup baik dan dapat dijadikan sebagai sumber protein bagi ternak itik.


B. Remis laut/ selindet/belandit
Remis laut salah satu binatang laut yang hidup di tepi pantai. merupakan salah satu pakan alternatif yang sering digunakan sebagai sumber protein, khususnya di daerah pesisir pantai.


Selasa, 29 Maret 2016

Telur Asin nikmat

Telur asin nikmat berkualitas. diproduksi secara alami dan tradisonal. bisa antar untuk daerah Tangerang dan jakarta. jika berminat silahkan hubungi kami 0822 1028 2084

Rabu, 10 Februari 2016

Pencegahan Penyakit pada Itik


Pada umumnya tindakan pencegahan lebih baik dan lebih murah biayanya dibandingkan dengan pengobatan. Oleh karena itu tindakan yang perlu dilakukan untuk pengamanan penyakit dan perawatan kesehatan itik antara lain adalah:

Rabu, 06 Januari 2016

Kandang Untuk Itik


Hei, kali ini kita akan membahas kandang itik, tulisan ini berasal dari blog Nurbarokah ternak. Kandang untuk itik lokal yang perlu diperhatikan adalah :
1. Temperature kandang kurang lebih 39 0 celcius dan kelembaban kandang berkisar antara 60-65 %
2. Penerangan kandang diberikan untuk memudahkan pengaturan kandang agar tata kandang sesuai dengan fungsi bagian-bagian kandang.
Adapun model kandang biasanya terbagi 3 jenis yaitu:
1. Kandang untuk anak (DOD) pada masa starter bisa juga disebut kandang box, dengan ukuran 1 M2 mampu menampung 50 ekor DOD.
2. Kandang Brower (untuk itik remaja) disebut juga kandang ren atau kandang kelompok dengan ukuran 16-100 ekor perkelompok.
3. Kandang Layer ( untuk itik masa bertelur) modelnya bisa berupa kandang baterei (1-2  bisa ekor / kotak) bisa juga kandang lokasi (kelompok) dengan ukuran setiap meter persegi 4-5 ekor itik dewasa ( masa bertelur atau untuk 30 ekor itik dewasa dengan ukuran kandang 3 x 2 meter).

Kondisi kandang tidak harus dari bahan yang mahal tetapi cukup sederhana asal tahan lama (kuat). Untuk perlengkapan berupa tempat makan, tempat minum dan mungkin perlengkapan tambahan lainnya yang bermaksud positif dalam manajemen.

Sedangkan untuk standar kepadatan kandang silahkan lihat data di bawah ini:

Usia itik
Kepadatan per M2
0-1 minggu
50 ekor
1-2 minggu
25 ekor
2-3 minggu
15 ekor
3-4 minggu
12 ekor
4-6 minggu
10 ekor
6-8 minggu
8 ekor
8 minggu ke atas
4-6 ekor


Minggu, 03 Januari 2016

Kedatangan tamu bule dari Global TV

Belakangan ini nomor saya sering sekali berdering, banyak panggilan masuk yang nomornya tidak dikenal. Meski demikian, saya sadar diri bahwa nomor ini adalah nomor terbuka dan nomor bisnis, siapa saja bisa menemukan lewat dukun modern bernama mbah google. Dan lewat terawangan si mbah google, seorang staf sebuah PH menemukan nomor saya.
“Met siang pak yunus, saya tyo dari global tv, bapak yang ngelola peternakan bebek? Kami ingin syuting di tempat bapak?”
Suara di seberang sana memulai percakapan dan saya pun seperti terkesima.
Tanpa banyak kata langsung mengiyakan, “Bisa”.
Bagi saya permintaan mereka adalah sebuah penghargaan bagi saya dan peternak yang saya naungi. Juga sebuah kepercayaan untuk mengangkat apa yang sudah kami lakukan. Dan pastinya promosi gratis untuk bisa dilihat banyak orang.
Singkat cerita, sabtu tanggal 26 Desember 2015, saya kedatangan tamu. Kedatangan pertama ini untuk survei lokasi. Lokasi mana saja yang bagus untuk pengambilan gambar. Hasilnya ada empat lokasi yang akan dijadikan tempat syuting.
Nah, saya bertanya ke mereka untuk program apa syuting di tempat saya? Ternyata saya keliru, saya kira dokumenter. Dengan baik hati mereka menjelaskan bahwa Global TV punya program baru, judulnya Turis Rempong. mereka juga mengatakan bahwa tempat saya adalah lokasi pertama dan syuting perdana. Walah, merasa terhormat sudah dipilih jadi yang pertamax.
Hari H
Akhirnya hari yang disepakati, senin, 28 Desember 2015 datang juga. Meski saya cukup kaget, mereka datang pagi sekali, jam tujuh pagi sudah stand by di sepatan. Saya kira jam delapanan mereka baru nyampe.
Langsung ke lokasi pertama, persawahan tak jauh dari balai desa Sukadiri. Wah yang nunggu sudah banyak, harap maklum sebelumnya tidak pernah ada syuting di sini. Sampai ibu-ibu lupa masak. Scene pertama ini ceritanya bule nyasar.
image
Lokasi kedua di kandang penampungan. Letaknya di desa pekayon, tidak jauh dari lokasi pertama. Sama seperti di lokasi pertama, penonton melimpah cuy. Lagi-lagi para ibu dan abg bereput selfie sama si bule. Di lokasi kedua ini, bulenya belajar cara merawat bebek.
image
Lokasi ketiga jaraknya lumayan jauh dari lokasi pertama, berada di kampung Pabuaran Ds. Mekar Kondang. Di tempat ketiga ini penontonnya jauh lebih membludak, bahkan ibu-ibunya sudah nunggu dari jam 1 siang, padahal crew datang jam 5 kurang dikit. Di lokasi ketiga ini, si bule belajar membuat telur asin.
Akhirnya lokasi terakhir, mengambil tempat di rumah paman saya. Berbeda dengan tempat-tempat sebelumnya, tidak ada penonton yang membludak, soalnya tempatnya berjarak dengan pemukiman, dan hanya keluarga besar saja yang hadir. Di lokasi ini, si bule belajar masak dengan bibi saya. Menunya hot: goreng bebek sambal nanas.
Dan syuting pun berakhir tepat jam 9 malam. Lama juga yah?
Oh yah, si bulenya belum dikenalin. Berikut foto si bule yang bikin emak-emak pada antusias dan gak mau ngalah sama abg-abg buat selfie
image
Namanya Ricardo biasa dipanggil Rico, aseli dari Belanda. Lima bulan sudah tinggal di Indonesia. Sayangnya sudah menikah…
Btw saksikan di Global TV hari selasa 19 Januari 2016, jamnya menyusul


sumber:  https://penayunus.wordpress.com/2015/12/30/kedatangan-tamu-bule-dari-global-tv/

Kamis, 10 Desember 2015

Distribusi kami dan upaya meminimalkan Resiko


Distribusi dalam bisnis menjadi penting. Karena lewat distribusilah barang yang diproduksi oleh produsen sampai ke hadapan konsumen. Kami pun mendesain model bisnis kami dan dalam model bisnis itu distribusi (chanel) yang kami siapkan berupa kandang dan gudang pakan jika ada konsumen yang mau datang sendiri ke lokasi kami dan distribusi pengiriman langsung ke kandang pemesan. Pengiriman langsung ke kandang pemesan inilah yang sering terjadi pada usaha kami. Karenanya kami pun menyiapkan sistem distribusi untuk konsumen.

Rabu, 11 November 2015

bahan pakan itik

Bahan pakan yang digunakan untuk ternak itik sebaiknya murah, tidak beracun, tidak asin, kering, tidak berjamur, tidak busuk/bau/apek, tidak menggumpal, mudah diperoleh dan palatable (KETAREN, 2001a dan 2001b). 
Kandungan gizi bahan pakan yang umum dipakai untuk itik dapat dikelompokan berdasarkan kandungan gizinya. sumber energi utama adalah: menir, jagung, tepung ubi kayu dan tepung sagu, sedangkan sumber protein utama adalah tepung ikan dan bungkil kedelai. Ikan petek/rucah yang sering tersedia di tempat pelelangan ikan juga sudah biasa digunakan oleh peternak itik di pedesaan dalam bentuk basah yang dipotong kecil-kecil.

Kamis, 22 Oktober 2015

inspirasi bisnis Ciputra, memprediksi masa depan

Memprediksi Masa Datang

Banyak calon entrepreneur atau bahkan mereka yang sudah masuk golongan entrepreneur, bagaimana mempertahankan usaha pada masa yang akan datang.Mereka selalu berusaha untuk menangkap kemauan pasar untuk jangka waktu tertentu ke depan, misalnya dua sampai lima tahun ke depan. Mereka takut, jika tidak memperkirakan kondisi pasar ke depan, kelangsungan bisnis mereka tidak akan bertahan lama. Ini kiat, bagaimana Ciputra, tokoh entrepreneur kita berpikir:
If you want to shoot a duck, you have to shoot where the duck is going to be, not where the duck is. Its the same with introducing technology. - Charles Geschke (Cofounder, Adobe Systems).Jika Anda ingin menembak seekor bebek, tembaklah di titik yang akan dilalui si bebek, bukan tempat si bebek berada. Hal yang sama juga berlaku bagi dunia bisnis sekarang ini yang sarat teknologi. Jika seorang entrepreneur mau lebih maju dari pesaingnya, ia harus bisa memprediksi tren di masa datang. Salam entrepreneurship!

Sebuah impian hanyalah sebuah impian. Sebuah tujuan adalah sebuah impian yang disertai rencana dan batas waktu. 

Selasa, 20 Oktober 2015

Kunjungan Tim Balitnak Ke Nurbarokah Ternak

Jumat 16 Oktober 2015 kelompok Nurbarokah kembali kedatangan tamu. Kali ini datang langsung dari Balai Penelitian Ternak (Balitnak) Ciawi Bogor. Tim balitnak didampingi oleh petugas dari Distanak Banten untuk melakukan pengumpulan data tentang Itik Damiaking.
Itik Damiaking merupakan ternak itik lokal asal Banten. Meski demikian belum diakui secara resmi sebagi Sumber Daya Genetik (SDG) oleh Pemerintah Pusat. Kedatangan tim Balitnak adalah untuk mengumpulkan data tentang ternak yang satu ini agar dapat diusulkan menjadi SDG asli Banten.
Ada beberapa itik di kandang kami yang dijadikan sampel dan dikumpulkan datanya. Semoga membantu mereka yang datang jauh-jauh ketempat kami.

Jumat, 11 September 2015

Sebuah Usaha untuk Terus Memperbaiki Kualitas

"Kami juga ingin membuktikan kualitas dan mutu itik bebas dari flu burung secara rasional. Bukan dengan mengada-ngada tanpa bukti. Bukti bahwa itik yang kami pelihara dan siap kirim adalah itik bebas flu burung dan memiliki titer antibody AI adalah dengan membuktikannya lewat uji lab."


Jika ditanya apakah usaha itik menguntungkan? Tentu saya akan menjawab bahwa usaha itik tetap menguntungkan jika dijalani dengan benar. Kemudahan dalam meransum pakan alternative dan harga jual telur itik yang lebih mahal dari telur ayam merupakan keunggulan dari ternak itik.

Namun  usaha ternak itik jelas berbeda dengan ternak ayam buras. Dari teknis budidaya dan skala usaha jelas berbeda. Usaha ayam buras yang didukung oleh investasi besar tentu saja memiliki SDM yang lebih mumpuni dan didukung sarana prasana yang lebih baik termasuk laboratorium. Ada standar kualitas yang lebih teruji pada budidaya ayam buras dibandingkan dengan usaha ternak itik yang skalanya kecil-kecil itu. Meski demikian bukan berarti tidak ada upaya serius dalam memperbaiki kulitas ternak itik, kami di Nurbarokah Livestock berupaya untuk hal tersebut.

Kamis, 10 September 2015

Kunjungan ULP Provinsi Banten Ke Kandang Nurbarokah

Kunjungan ULP Provinsi Banten Ke Kandang Nurbarokah



Tangerang. (09/09/2015) pada hari Selasa, tertanggal 9 September 2015 kami dari Nurbarokah Ternak mendapatkan kunjungan lapangan dari panitia lelang ULP Provinsi Banten. Kunjungan dilakukan untuk melihat dan mengecek lapangan akan sumber bibit itik lokal petelur dari perusahaan pemenang tender. Perusahaan pemenang tender tersebut menjadikan kami sebagai penyedia itik lokal petelur dengan jumlah mencapai 3000 ekor.
Dalam suasana santai di temani irisan buah semangka, tim ULP Banten yang diwakili oleh bapak Irman itu melihat-lihat kandang pembesaran kami di Desa Pekayon. Ia tampak sumringah melihat skala usaha yang besar dan ketersediaan bibit yang lebih dan cukup.
Kami juga menjelaskan bahwa itik yang ada di Nurbarokah tervaksin AI dan bebas flu burung. Jumlah ketersediaan itik dan perkiraan waktu pengiriman itik ke kelompok penerima. Setelah dirasa cukup, ia pun pamit dan mendoakan usaha yang kami lakukan berkembang.

Senin, 24 Agustus 2015

Telur itik sebagai sumber protein pilihan

Telur sudah menjadi salah satu sumber protein manusia. Harganya pun jauh lebih murah jika dibandingkan dengan daging sapi, maupun ayam. Namun kandungan gizinya tak kalah dari dua komoditas di atas.
Jenis telur banyak, seperti telur itik, puyuh, ayam, dll. Pada postingan kali ini akan dibahas tentang perbandingan antara telur itik dengan telur ayam.

Berikut perbandingan lengkap antara telur bebek VS. Telur ayam yang dikutip dari laman www.carakhasiatmanfaat.com:

Jumat, 14 Agustus 2015

Vaksinasi lanjutan dan PKL mahasiswa IPB


Tangerang. Kelompok ternak Nurbarokah sebagai sumber penghasil bibit itik / bebek petelur di provinsi Banten terus berupaya meningkatkan kualitas produk dengan itik tervaksin AI  (flu burung), sebagai mana diketahui bahwa flu burung yang disebabkan oleh virus AI merupakan momok menakutkan bagi peternak unggas.
Kegiatan vaksinasi ini dilakukan bekerjasama sama dengan Balai Keswankesmavet provinsi Banten, selain itu kegiatan yang dilakukan pada hari rabu, 12 Agustus 2015 ini melibatkan beberapa mahasiswa fakultas kedokteran hewan IPB yang sedang PKL.
Setidaknya lebih dari seribu ekor itik yang divaksin di dua titik. Selain vaksinasi juga dilakukan pengambilan darah untuk uji titer antibodi dari itik yang sebelumnya sudah divaksin. Hasil uji lab digunakan sebagai syarat mendapatkan SKKH untuk itik yang akan dikirim keluar kabupaten Tangerang.

Selasa, 07 Juli 2015

Pembinaan Kelembagaan Kelompok



Serang. Perwakilan kelompok ternak Nurbarokah menghadiri acara pembinaan kelompok yang diselenggarakan oleh Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan provinsi Banten pada Senin tanggal 6 Juli 2015 bertempat di aula dinas.
Pada acara tersebut hadir juga Serjana Membangun Desa (SMD) dan beberapa kelompok binaan dinas. Acara yang diisi oleh pembicara dari Kementan ini mengupas soal bentuk-bentuk kelembagaan tani beserta karakteristiknya masing-masing, dan diakhiri dengan diskusi.

Selasa, 09 Juni 2015

Penilaian Lapangan Lomba Ternak Nasional


Tangerang. Alhamdulillah kelompok ternak Nurbarokah yang mewakili provinsi Banten yang maju untuk ikut lomba manajemen kelompok ternak itik, berhasil masuk nominasi 3 besar nasional dan maju ke tahap selanjutnya yaitu penilaian lapangan.
Penilaian lapangan sendiri dilakukan pada tanggal 8 Juni 2015. Bertempat di Gintung. Tim penilaian berasal dari berbagai latar, seperti akademisi, birokrat, dan profesional.
pada tahap penilaian ini, kami ditanya mulai dari kelembagaan, teknis budidaya, dan pemasaran. Terakhir dilakukan kunjungan ke beberapa kandang kelompok.

Rabu, 27 Mei 2015

Vaksinasi AI tahap 1 tahun 2015



Kelompok ternak Nurbarokah kembali melakukan vaksinasi untuk itik / bebek dara. vaksinasi dilakukan untuk mencegah penyakit flu burung. kegiatan Vaksinasi ini bekerja sama dengan Balai Keswankesmavet provinsi Banten.
Kegiatan ini dilakukan tanggal 26 Mei 2015 dengan jumlah populasi 500 ekor.        

Minggu, 28 Desember 2014

waspada flu burung, Surveilans Avian Influenza dan Kesmavet



Tangerang, Senin  22 Desember 2014. Flu burung masih menjadi momok menakutkan bagi peternak unggas. Berbagai upaya dilakukan oleh berbagai pihak yang berkepentingan, termasuk pemantaun rutin di lapangan terkait penyakit yang satu ini. Salah satunya adalah Balai Veteriner Subang sebagai lembaga di bawah Kementan yang fokus terkait masalah penyakit hewan.
Satu tim Surveilans Avian Influenza dan Kesmavet datang ke lokasi peternakan kami. Tim yang dipimpin oleh drh. Ali Rahman  kemudian diajak ke empat titik lokasi itik petelur untuk mengambil sample darah dan sebagainya. Untuk diketahui bahwa itik yang ada di kami sebelumnya telah tervaksin AI, uji ini untuk mengetahui apakah antibody pada itik masih kuat atau sebaliknya, juga untuk melakukan pencegahan penyebaran virus flu burung.
Setelah selesai akhirnya tim pun pergi menuju ke lokasi peternak lain di kecamatan sepatan.

Rabu, 12 November 2014

Distanak Banten Anjurkan Masyarakat Kembangkan Ternak Itik

Serang (AntaraBanten) - Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten menganjurkan masyarakat daerah itu mengembangkan ternak itik atau bebek karena prospek menjanjikan, permintaan tinggi dan tidak sulit mengusahakannya.


"Belakangan ini masyarakat Banten gemar mengonsumsi daging bebek sehingga tidak heran kalau banyak rumah makan yang khusus menjual bebek goreng atau sate bebek bermunculan dimana-mana," kata Kepala Bidang Produksi Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Provinsi Banten, H Asep Nugraha di Serang, Selasa.


Asep didampingi Kepala Seksi Pengembangan Produk Peternakan Saiful Bahri mengatakan memelihara itik pedaging atau petelur tidak begitu sulit dibandingkan memelihara ayam ras, karena pada umumnya itik tahan terhadap penyakit dan tidak memerlukan kandang khusus.


Salah satu jenis itik pedaging yang saat ini banyak diminati dan mulai dikembangkan adalah itik serati atau tiktok, yang dihasilkan dari perkawinan silang antara entok jantan dan itik petelur betina melalui proses inseminasi buatan (IB).


Pemeliharaan itik serati atau tiktok sebagai itik pedaging memiliki beberapa keunggulan, yaitu cepat tumbuh sehingga bobot potong lebih besar, tekstur daging lebih empuk dan tidak amis, serta kadar lemaknya rendah yaitu hanya 1,5 persen. Selain itu, masa pemeliharaan juga relatif pendek yaitu 8-10 minggu.


Ia mengatakan itik serati atau tiktok relatif tahan terhadap penyakit, karena daya adaptasinya lebih baik terhadap perubahan lingkungan. Penyakit timbul sebagai akibat tidak berfungsinya faktor utama dengan baik, yaitu sanitasi, biosecurity, manajemen serta perubahan lingkungan terutama cuaca dan suhu.


Penyakit utama itik pedaging hampir sama dengan jenis unggas lainnya, yaitu "sallmonellosis" yang disebabkan bakteri "salmonella typhimurium" dan entritidis botulismus yang disebabkan oleh bakteri "clostridium botulinum, fowl cholera, fowl pox, influenza, avian chlamydiasis, coccidiosis dan lainnya.


Pencegahan penyakit itik pedaging, lanjut dia, dapat dilakukan melalui peningkatan kebersihan dan sanitasi kandang yang baik, vaksinasi dan meningkatkan kualitas pakan. Sedangkan yang sudah terserang dapat diberikan antibiotik seperti sulfadimidin, furasolidine, tetramysin, spreptomycin, oxytetrasiklin dan lainnya.


Selain itik tiktok, jenis itik lain yang dapat dipelihara oleh peternak Banten adalah itik jenis damiaking (itik petelur), itik duo (juga itik petelur).


Asep mengatakan populasi itik di Banten pada tahun 2013 mencapai 2,05 juta ekor, sebagian besar berada di kabupaten Serang (1,4 juta ekor) dan Kabupaten Tangerang (384.100 ekor), sedangkan itik manila berjumlah 409.700 ekor.


Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun 2012 yang hanya mencapai 1,7 juta ekor, dan pada 2014 diprediksi akan mengalami peningkatan sebanyak 2,1 juta ekor.


Sementara itu jumlah itik manila mengalami penurunan dibandingkan tahun 2012 yang mencapai 761,600 ekor, dan pada 2014 diperkirakan naik sedikit menjadi 424.900 ekor dibandingkan tahun 2013.

sumber: http://banten.antaranews.com/berita/21709/distanak-banten-anjurkan-masyarakat-kembangkan-ternak-itik